Ando Jefri

Senin, 10 Oktober 2011

SIklus Akuntansi : Siklus Pendapatan, Siklus Pengeluaran, Siklus Produksi, Siklus Penggajian/SDM, Siklus Keuangan


SIKLUS AKUNTANSI
Siklus adalah rangkaian dua komponen atau lebih yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem informasi adalah cara teratur untuk mengumpulkan, memproses, mengelola dan melaporkan informasi agar organisasi dapat mencapai tujuan dan sasarannya. Sistem informasi akuntansi adalah sumber daya manusia dan model dalam organisasi, yang bertanggung jawab terhadap persiapan informasi keuangan dan informasi tersebut diperoleh dari mengumpulkan dan memproses berbagai transaksi perusahaan (Romney & Steinbert, 2003).
Sistem akuntansi memiliki 5 siklus sub sistem, yaitu :
1.      Siklus pendapatan (revenue siklus)
2.      Siklus pengeluaran (expenditure cycle)
3.      Siklus penggajian (payroll cycle)
4.      Siklus produksi (production cycle)
5.      Siklus keuangan (financing cycle)
Kelima siklus diatas memberikan data transaksi pada buku besar dan pelaporan ( general ledger & reporting systems) untuk pencatatan dan komunikasi yang berhubungan dan penyiapan laporan keuangan dan laporan manjerial lainnya (Romney & Steinbert, 2003).
Berikut adalah penjelasan dari setiap siklus-siklus tersebut.
1.      Siklus pendapatan
Siklus pendapatan (revenue cycle) adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut (Romney & Steinbert, 2005).
Pada siklus pendapatan, terdapat 4 aktifitas dasar bisnis yaitu :
a.       Memasukkan pesanan penjualan (sales order entry)
Siklus pendapatan dimulai dari penerimaan pesanan dari para pelanggan. Departemen bagian pesanan penjualan, melakukan proses memasukkan pesanan penjualan. Dokumen yang dibuat dalam proses memasukkan pesanan penjualan (sales order). Proses memasukkan pesanan penjualan mencakup tiga tahap :
§  Mengambil pesanan dari pelanggan
§  Memeriksa dan menyetujui kredit dari pelanggan
§  Serta memeriksa ketersediaan persediaan
b.      Mengirim pesanan (shipping)
Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang dinginkan tersebut. Proses ini terdiri dari dua tahap : mengambil dan mengepak pesanan, dan mengiri pesanan tersebut beserta dokumen pengiriman (surat jalan). Departemen bagian perdagangan dan pengiriman melakukan aktivitas ini.
c.       Penagihan dan piutang usaha (billing and accounts receivable)
Aktivitas dasar kketiga dalam siklus akuntansi pendapatan melibatkan penagihan ke para pelanggan dan memelihar data piutang usaha. Dokumen yang dibuat dalam proses penagihan adalah faktur penjualan (sales invoice).
d.      Menerima pembayaran  / kas (cash collection)
Langkah terakhir dari siklus pendapatan adalah menerima pembayaran. Yang melakukan aktivitas ini adlah kasir.

1.      Siklus pengeluaran
Siklus pengeluaran (expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa (Romney & Steinbert, 2005).
Tujuan siklus pengeluaran:
Memastikan bahwa semua barang atau jasa dipesan sesuai kebutuhan. Menerima semua barang yg dipesan dan memastikan barang tsb dalam kondisi baik. Mengamankan barang hingga diperlukan. Memastikan bahwa faktur berkaitan dg barang atau jasa sah dan benar. Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran dan pengeluaran kas dg cepat dan akurat. Mem-posting kewajiban dan pengeluaran kas pada rekening supplier yg tepat pada buku besar dan buku pembantu hutang. Memastikan bahwa semua pengeluaran kas sesuai dengan pengeluaran yg telah diotorisasi.
Pada siklus pengeluaran, terdapat 3 aktivitas dasar bisnis yaitu :
a.       memesan barang , persediaan, dan jasa
aktivitas pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan. Keputusan penting yang dibut dalam langkah ini adalah mengidentifikasi apa, kapan, dan berapa banyak yang dibeli, dan dari pemasok mana akan dibeli. Dokumen yang dibuat dalam proses pemesanan barang adalah pesanan pembeliaan (purchase order).
b.      Menerima dan menyimpan barang, persediaan, dan jasa.
Aktivitas kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan. Bagian penerimaan bertanggung jawab untuk mengecek dan menerima kiriman dari para pemasok. Dokumen yang dibuat dalam  proses penerimaan barang adalah laporan penerimaan barang adalah laporan penerimaan (receiving report)
c.       Membayar untuk barang, persediaan, dan jasa.
Aktivitas ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembayran. Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar dan kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran.

2.      Siklus penggajian & SDM
Siklus penggajian (payroll cycle) adalah rangkaian aktivitas bisnis berulang dan operasional pemesanan data terkait yang berhubungan dengan cara yang efektif dalam mengelola pegawai (Romney & Steinbert, 2005).
Pada siklus penggajian, terdapat 7 aktivitas dasar bisnis, yaitu :
a.       Perbaharui file induk penggajian
Aktivitas pertama dalam siklus penggajian melibatkan pembaharuan file induk penggajian untuk mencerminkan berbagai jenis perubahan penggajian : memperkerjakan orang baru, pemberhentian, perubahan tingkat gaji.
b.      Perbaharui tariff dan pemotongan pajak
Aktivitas keduua dalam siklus penggajian adalah memperbaharui informasi mengenai tarif dan pemotongan pajak lainnya. File yang terlihat dalam proses perbaharui tariff dan pemotongan pajak adalah file tarif.
c.       Validasi data waktu dan kehadiran
Langkah ketiga dalam siklus penggajian adalah memvalidasi setiap data waktu dan kehadiran pegawai. Data waktu dan kehadiran didapat dari file absensi.
d.      Mempersiapkan penggajian
Langkah keempat dalam siklus penggajian adalah mempersiapkan penggajian. Informasi tingkat gaji didapat dari file induk penggajian.
e.       Membayar gaji
Langkah selanjutnya adalah pembayaran yang sesunguhnya atas cek gaji ke pegawai.
f.       Hitung kompensasi dan pajak yang dibayar perusahaan
Perusahaan membayar beberapa pajak penghasilan dan kompensasi pegawai secara langsung.
g.      Keluarkan pajak penghasilan dan potongan lain-lain.
Aktivitas terakhir dalam proses penggajian adalah membayar kewajiban pajak penghasilan dan potongan sukarela lainnya dari setiap pegawai.
3.      Siklus Produksi
1.      Perancangan Produk (Aktivitas 1)
·          Langkah pertama dalam siklus produksi adalah Perancangan produk.
·         Tujuan aktivitas ini adalah untuk merancang sebuah produk yang memenugi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, dan fungsi, dan secara simultan meminimalkan biaya produksi.
2.      Perencanaan dan Penjadwalan (aktivitas 2)
·         Langkah kedua dalam siklus produksi adalah perencanaan dan penjadwalan.
·         Tujuan dari langkah ini adalah mengembangkan rencana produksi yang cukup efisien untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi.
3.      Operasi Produksi (Aktivitas 3)
·         Computer-Integrated Manufacturing (CIM) adalah penggunaan berbagai bentuk TI dalam proses produksi, seperti robot dan mesin yang dikendalikan oleh kompute, untuk mengurangi biaya produksi.
·         Setiap perusahaan membutuhkan data mengenai 4 segi berikut ini dari operasi produksinya :
1.      Bahan baku yang digunakan
2.      Jam tenaga kerja yang digunakan
3.      Operasi mesin yang dilakukan
4.      Serta biaya overhead produksi lainnya yang terjadi
4.      Akuntansi Biaya (Aktivitas 4)
·         Langkah terakhir dalam siklus produksi adalah akuntansi biaya.
1.           Apakah tiga tujuan dasar dari sistem akuntansi biaya itu ? Untuk memberikan informasi untuk perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja dari operasi produksi
2.           Memberikan data biaya yang akurat mengenai produk untuk digunakan dalam menetapkan harga serta keputusan bauran produk.
3.           Mengumpulkan dan memproses informasi yang digunakan untuk menghitung persediaan serta nilai harga pokok penjualan yang muncul di laporan keuangan perusahaan.



4.      Siklus Keuangan
Siklus keuangan adalah kejadian yang berkaitan dengan perolehan dan manajemen dana modal termasuk kas.

 
Siklus Keuangan terdiri dari :
1.      Jurnal Pemasukan.
2.      Jurnal Buku Besar.
3.      Neraca.
4.      Laporan Laba/Rugi dll.